{"id":3029,"date":"2020-10-02T00:54:55","date_gmt":"2020-10-02T00:54:55","guid":{"rendered":"http:\/\/republikdesign.com\/1\/?p=3029"},"modified":"2021-03-08T19:23:46","modified_gmt":"2021-03-08T19:23:46","slug":"core-i7-lama-dipermalukan-core-i3-baru","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/2020\/10\/02\/core-i7-lama-dipermalukan-core-i3-baru\/","title":{"rendered":"Core i7 generasi tua dipermalukan Core i3 generasi muda: Meluruskan aliran sesat di kalangan umat Intel"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3041 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3\" width=\"480\" height=\"210\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3.jpg 480w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-300x131.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-50x22.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 480px) 100vw, 480px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Masih cukup banyak orang yang beranggapan bahwa Core i7 selalu lebih unggul dibanding Core i3 tanpa melihat generasi tahun prosesor tersebut dibuat. Sama banyaknya dengan orang yang masih ngotot mendewa-dewakan Mercy tua yang secara teknis &amp; kinerja telah kalah jauh dibanding sedan Toyota keluaran baru yang lebih modern segala-galanya.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Sudah banyak nabi-nabi diutus untuk menyadarkan umat Intel yang bebal tersebut hingga berbusa-busa, namun masih saja ada yang ngotot meyakini bahwa Core i7 akan selalu lebih unggul dibanding Core i3<\/strong><\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kalau memang tidak mau pindah agama, ber-agama lah di ajaran yang benar<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sekalipun saat ini prosesor AMD Ryzen lebih mampu memberikan kinerja &amp; harga terbaik, namun tidak bisa dipungkiri bahwa masih cukup banyak orang yang tidak mau berpindah agama dari Intel ke AMD. Alasannya tentu soal iman &amp; keyakinan.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Penolakan untuk berpindah agama dari Intel ke AMD ini tentu bisa dimaklumi bila memang dasarnya iman &amp; keyakinan.\u00a0 Namun bila umat Intel tetap bersikukuh di agamanya, hendaklah mereka mengikuti aliran ajaran Intel yang benar, jangan mengikuti aliran sesat.<\/strong><\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pemujaan buta terhadap Core i7 adalah aliran sesat di agama Intel<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pemujaan berlebihan kepada label Core i7 dan meyakini bahwa Core i7 akan selalu lebih kencang daripada Core i3 adalah sebuah aliran\/ajaran sesat di agama Intel. Karena fakta membuktikan bahwa sebuah Core i7 generasi tua justru akan dipermalukan habis &amp; dirajam hingga tewas oleh Core i3 generasi muda.<\/strong><\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pemuja aliran sesat akan terkena azab &amp; dihukum secara finansial<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sesungguhnya para pemuja Core i7 generasi tua akan ditimpakan azab berupa mengeluarkan uang lebih mahal untuk sebuah kinerja yang loyo. Karena sekalipun Core i7 generasi tua kinerjanya kalah jauh dibanding Core i3 generasi muda, namun harga bekas Core i7 lawas bahkan masih jauh lebih mahal dibanding Core i3 generasi terbaru. Ini tentu sebuah kegilaan sekaligus kebodohan yang kemudian dimanfaatkan oleh juragan prosesor pasar loak untuk menjual Core i7 tua dengan harga overprice.<\/strong><\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sudah saatnya penghakiman ditimpakan kepada Core i7 tua yang selama ini telah menyesatkan umat Intel<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Dalam perbandingan kali ini bisa dilihat bagaimana nasib Core i7 genarsi tua yaitu Core i7 generasi 4 (Haswell) dan Core i7 generasi 6 (Skylake) ketika menghadapi Core i3 generasi muda yaitu Core i3 generasi 9 (Coffee Lake) dan Core i3 generasi 10 (Comet Lake)<\/strong><\/span><br \/>\n<a title=\"Triv - Jual beli perfect money, bitcoin, okpay, skrill, neteller\" href=\"https:\/\/triv.co.id\/aff\/4h7yoq1qr0wp2\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/triv.co.id\/images\/banner\/bannerbudi-3.png\" alt=\"\" hspace=\"5\" \/><\/a><\/p>\n<h1><strong><span style=\"color: #000000;\">Core i7 4770 (Generasi 4 \/ Haswell)<br \/>\nRp. 1,9 juta (Bekas)<\/span><\/strong><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Prosesor Intel generasi 4 ini diluncurkan pada kuartal ke 2 tahun 2013 dengan codename &#8220;Haswell&#8221; (22 nm). Prosesor ini memiliki 4 core+HT (8 thread) dengan clock standard 3,4 GHz\u00a0 dan clock Turbo 3,6 GHz (4 core) \/ 3,9 GHz (1 core).<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Haswell adalah generasi prosesor jadul yang masih berbasis proses manufaktur 22 nm, sehingga cenderung lebih boros daya &amp; lebih panas, dengan TDP mencapai 84 watt.<br \/>\nProsesor Intel generasi 4 ini mengadopsi Socket LGA 1150 yang tentunya tidak akan kompatibel lagi dengan motherbard yang diperuntukkan bagi prosesor Intel generasi 6 ke atas.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3047 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei74770.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-corei74770\" width=\"600\" height=\"385\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei74770.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei74770-300x193.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei74770-50x32.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sekalipun sudah 7 tahun berlalu, namun Core i7 4770 masih saja dijual dengan harga mahal. Bahkan harga bekasnya masih berkisar Rp. 1,9 juta.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Ini tentu sebuah pembodohan sekaligus penyesatan konsumen, mengingat dengan harga di kisaran itu bisa didapatkan prosesor Intel &amp; AMD generasi baru yang jauh lebih cepat dan kondisinya baru, bukan barang bekas.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Namun banyaknya konsumen yang mendewa-dewakan label &#8220;Core i7&#8221; membuat kebodohan ini makin mengakar hingga dunia akhirat, karena fakta yang sesungguhnya adalah: Core i7 generasi lawas akan dilibas habis kinerjanya oleh Core i3 generasi baru.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pada artikel sebelumnya yaitu <a href=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/2020\/09\/20\/duel-cpu-intel-amd-harga-rp-2juta-tahun-2020\/\" target=\"_blank\">Duel CPU Intel vs AMD di harga Rp. 2juta<\/a>, Core i7 4770 terbukti berhasil dipermalukan oleh prosesor Intel &amp; AMD terbaru yang juga seharga Rp. 2juta. Namun kali ini prosesor Core i7 seharga Rp. 2 juta ini bahkan dipermalukan secara hina oleh prosesor baru seharga Rp. 1juta, yaitu Core i3 9100F<\/strong><\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Core i7 6700 (Generasi 6 \/ Skylake)<br \/>\nRp. 3,3 juta (Bekas)<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Prosesor Intel generasi 64 ini diluncurkan pada kuartal ke 3 tahun 2015 dengan codename &#8220;Skylake&#8221; (14 nm). Prosesor ini memiliki 4 core+HT (8 thread) dengan clock standard 3,4 GHz\u00a0 dan clock Turbo 3,7 GHz (4 core) \/ 4,0 GHz (1 core).<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong> Skylake merupakan prosesor yang berbasis proses manufaktur 14 nm, yang berarti kemajuan dibanding generasi ke 4 (Haswell) yang masih 22nm.<br \/>\nDengan teknologi manufaktur 14nm, TDP Skylake turun jadi 65 watt, yang berarti lebih irit daya &amp; lebih adem ketimbang Haswell yang TDP nya mencapai 85 watt.<br \/>\nProsesor Intel generasi 6 ini mengadopsi Socket LGA 1151 yang tentunya tidak akan kompatibel lagi dengan motherboard yang diperuntukkan bagi prosesor Intel generasi 8 ke atas.<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3048 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei76700.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-corei76700\" width=\"600\" height=\"421\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei76700.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei76700-300x211.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei76700-50x35.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sekalipun sudah 5 tahun berlalu, namun Core i7 6700 masih saja dijual dengan harga sangat mahal. Bahkan harga bekasnya masih berkisar Rp. 3,3 juta. Sebuah harga gila sekaligus fantastis.<br \/>\n<\/strong><\/span><span style=\"color: #000000;\"><strong>Harga fantastis Core i7 6700 ini tentu sebuah pembodohan sekaligus penyesatan konsumen, mengingat dengan harga kisaran Rp. 3 juta bisa didapatkan prosesor Intel &amp; AMD generasi baru seri atas yang sudah pasti jauh lebih cepat dan kondisinya baru, bukan barang bekas.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Namun banyaknya konsumen yang mendewa-dewakan label &#8220;Core i7&#8221; membuat kebodohan ini makin mengakar hingga dunia akhirat, karena fakta yang sesungguhnya adalah: Core i7 generasi lawas akan dilibas habis kinerjanya oleh Core i3 generasi baru.<\/strong><\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Core i3 9100F (Generasi 9 \/ Coffee Lake)<br \/>\nRp, 1 juta (Baru)<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Prosesor Intel generasi 9 ini diluncurkan pada kuartal ke 2 tahun 2019 dengan codename &#8220;Coffee Lake&#8221; (14 nm). Prosesor ini memiliki 4 core saja tanpa HT (4 thread) dengan clock standard 3,6 GHz\u00a0 dan clock Turbo 3,8 GHz (4 core) \/ 4,2 GHz (1 core).<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Coffee Lake adalah generasi prosesor baru yang masih berbasis proses manufaktur 14 nm seperti prosesor lawas generasi 6 (Skyake), TDP nya juga sama-sama 65 watt.<br \/>\nProsesor Intel generasi 9 ini mengadopsi Socket LGA 1150 yang tentunya tidak akan kompatibel dengan motherboard yang diperuntukkan bagi prosesor Intel generasi 7 ke bawah.<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<h1><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3046 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei39100f.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-corei39100f\" width=\"600\" height=\"338\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei39100f.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei39100f-300x169.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei39100f-50x28.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kehadiran prosesor intel generasi 9 ini merupakan terobosan baru sekaligus kejutan hebat dari Intel. Karena intel yang biasanya membandrol harga prosesornya lebih mahal daripada AMD, kini membanting harga prosesor terbarunya untuk menghadapi serangan prosesor AMD yang kian hari makin merajai pangsa pasar prosesor.<br \/>\nDengan harga Core i3 9100F yang cuma Rp. 1juta, jangankan Core i7 genarasi lawas, bahkan proseor AMD Ryzen\u00a0 di harga 1 juta pun tak mampu menaklukkan keperkasaan prosesor Intel Core i3 generasi 9 ini.<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sekalipun kastanya seolah terlihat lebih rendah karena menyandang gelar &#8220;Core i3&#8221;, namun secara kinerja terbukti mampu mempermalukann Core i7 generasi sebelumnya yang dibandrol dengan harga 2x lebih mahal .<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sebetulnya prosesor intel generasi 9 secara teknologi &amp; kinerja masih mirip dengan generasi 8, oleh karena itu codename kedua-duanya juga masih sama yaitu &#8220;Coffe Lake&#8221;. Yang paling membedakan sebetulnya hanyalah harga jualnya. Prosesor intel generasi 9 dijual dengan harga yang jauh lebih murah dibanding generasi 8, sebagai strategi intel untuk mengatasi persaingan dari AMD Ryzen yang kian hari makin populer. <\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong>Strategi pangkas harga ini dilakukan karena intel sudah tak mampu lagi bersaing secara teknologi lagi dengan AMD (intel masih berkutat di 14nm, AMD sudah di 7nm), sehingga menjual prosesor generasi terbarunya dengan harga murah menjadi senjata pamungkas yang bisa dilakukan oleh Intel untuk bersaing dengan AMD.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><strong><span style=\"color: #000000;\">Core i3 10100 (Generasi 10 \/ Comet Lake)<br \/>\nRp, 1,7 juta (Baru)<\/span><\/strong><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Prosesor Intel generasi 10 ini diluncurkan pada kuartal ke 2 tahun 2020 dengan codename &#8220;Comet Lake&#8221; (14 nm). Prosesor ini memiliki 4 core + HT (8 thread) dengan clock standard 3,6 GHz\u00a0 dan clock Turbo 4,1 GHz (4 core) \/ 4,3 GHz (1 core).<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong><span style=\"color: #000000;\"> Comet Lake adalah generasi prosesor baru yang masih berbasis proses manufaktur 14 nm seperti prosesor lawas generasi 6 (Skylake), TDP nya juga sama-sama 65 watt.<\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> Prosesor Intel generasi 10 ini mengadopsi Socket LGA 1200 yang tentunya tidak akan kompatibel dengan motherboard yang diperuntukkan bagi prosesor Intel generasi 9 ke bawah.<\/span><br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3049 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei310100.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-corei310100\" width=\"600\" height=\"338\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei310100.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei310100-300x169.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-corei310100-50x28.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Kehadiran prosesor intel generasi 10 ini meneruskan prestasi bagus dari intel generasi 9. Sekalipun kastanya seolah terlihat lebih rendah karena menyandang gelar &#8220;Core i3&#8221;, namun secara kinerja tentu saja bisa mengalahkan Core i7 generasi sebelumnya. Secara harga pun Comet Lake cukup terjangkau seperti halnya intel generasi 9.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Namun sangat disayangkan karena prosesor generasi 10 ini menggunakan socket LGA 1200 yang berarti membutuhkan motherboard yang berbeda dengan prosesor generasi 9. Sekalipun harga motherboard chipset H410 cukup murah &amp; terjangkau, namun keharusan untuk mengikuti siklus upgrade motherboard yang terus menerus, memang merupakan mimpi buruk pengguna Intel yang tidak akan pernah menghantui pengguna AMD.<br \/>\nNamun bila umat Intel memang telah memutuskan untuk berpegang teguh pada agamanya, maka mereka tentu juga harus rela &amp; jangan mengeluh untuk menjalankan kewajiban Ibadah &amp; Ritual ganti motherboard secara rutin.<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Tabel perbandingan prosesor Core i7 tua &amp; Core i3 baru<\/strong><\/span><\/h1>\n<div id=\"footable_parent_3061\"\n     class=\"footable_parent ninja_table_wrapper loading_ninja_table wp_table_data_press_parent semantic_ui \">\n                <table data-ninja_table_instance=\"ninja_table_instance_0\" data-footable_id=\"3061\" data-filter-delay=\"500\"            id=\"footable_3061\"\n           class=\" foo-table ninja_footable foo_table_3061 ui table  nt_type_ajax_table selectable striped vertical_centered footable-paging-right\">\n                <colgroup>\n                            <col class=\"ninja_column_0 \">\n                            <col class=\"ninja_column_1 \">\n                            <col class=\"ninja_column_2 \">\n                            <col class=\"ninja_column_3 \">\n                            <col class=\"ninja_column_4 \">\n                    <\/colgroup>\n            <\/table>\n    \n    \n    \n<\/div>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Mitos Motherboard Mahal bukan lagi alasan untuk tidak upgrade ke prosesor Intel generasi baru<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Seringkali banyak orang memaksakan &amp; merelakan dirinya membeli prosesor Core i7 lawas yang mahal itu demi mengupgrade prosesor pada platform Intel lawas mereka.<br \/>\nSebagai contoh: Banyak konsumen yang merogoh kocek dalam-dalam demi membeli Core i7 4770 (Haswell) untuk mengupgrade prosesor Core i5 4570 miliknya, supaya tidak perlu mengganti motherboard.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Alasan klasiknya biasanya adalah karena kalau ganti motherboard bakal habis biaya lebih banyak.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Itu adalah sebuah pemikiran yang salah, karena harga prosesor terbaru intel Core i3 yang lebih kencang itu justru jauh lebih murah ketimbang prosesor Core i7 lawas yang lebih loyo kinerjanya.\u00a0 Selain itu harga motherboard untuk Intel generasi baru pun juga murah yaitu cuma di kisaran Rp. 750 ribuan saja.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Berikut ini beberapa motherboard murah untuk prosesor Intel dan AMD generasi terbaru.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"> <strong> Sekalipun murah, bukan berarti jelek kualitasnya. Karena motherboard di bawah ini memiliki kualitas komponen yang termasuk cukup baik di kelas harganya yang cuma berkisar Rp. 750 ribuan.<\/strong><\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Motherboard murah untuk prosesor Intel generasi baru<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Untuk Core i5 9100F (generasi 9) bisa menggunakan motherboard Asrock H310CM-HDV yang harganya cuma sekitar Rp. 750 ribu saja.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2977 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh310cmhdv.jpg\" alt=\"pc-cpu2juta-asrockh310cmhdv\" width=\"600\" height=\"1430\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh310cmhdv.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh310cmhdv-126x300.jpg 126w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh310cmhdv-430x1024.jpg 430w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh310cmhdv-21x50.jpg 21w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Untuk Core i3 10100 (generasi 10) bisa menggunakan motherboard Asrock H410M-HVS yang harganya sekitar Rp. 850 ribu saja.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2978 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh410mhvs.jpg\" alt=\"pc-cpu2juta-asrockh410mhvs\" width=\"600\" height=\"1430\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh410mhvs.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh410mhvs-126x300.jpg 126w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh410mhvs-430x1024.jpg 430w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-cpu2juta-asrockh410mhvs-21x50.jpg 21w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><br \/>\n<a title=\"Triv - Jual beli perfect money, bitcoin, okpay, skrill, neteller\" href=\"https:\/\/triv.co.id\/aff\/4h7yoq1qr0wp2\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/triv.co.id\/images\/banner\/bannerbudi-3.png\" alt=\"\" hspace=\"5\" \/><\/a><\/p>\n<h1><strong><span style=\"color: #000000;\">Platform Pengujian<\/span><\/strong><\/h1>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Berikut ini beberapa tampilan PC Reviewland yang saya pakai untuk melakukan pengujian prosesor.<br \/>\nUntuk mempercepat &amp; mempermudah proses pengujian berbagai macam prosesor, saya menggunakan beberapa PC yang memang saya pakai sehari-hari<\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Berikut ini beberapa merk hardware yang digunakan pada PC Reviewland&#8230;<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Prosesor: Intel &amp; AMD<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>Memory: V-Gen dan Team<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>PSU: FSP dan Corsair<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>SSD: Adata, Pioneer, Apacer, V-Gen<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>Motherboard: Asrock (Intel &amp; AMD), Gigabyte (AMD), MSI (Intel)<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong>Videocard: MSI (Geforce &amp; Radeon), Sapphire (Radeon), Powercolor (Radeon), Colorful (Geforce)<br \/>\nCooling: Scythe Mugen 5 (Intel), Scythe Mugen (AMD), DeepCool AIO watercooling<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2308 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/pc-amdradeoncrossfire-3.jpg\" alt=\"pc-amdradeoncrossfire-3\" width=\"600\" height=\"465\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/pc-amdradeoncrossfire-3.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/pc-amdradeoncrossfire-3-300x233.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/pc-amdradeoncrossfire-3-50x39.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2662 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pc-deepcoolgammaxxl120t-4.jpg\" alt=\"pc-deepcoolgammaxxl120t-4\" width=\"600\" height=\"450\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pc-deepcoolgammaxxl120t-4.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pc-deepcoolgammaxxl120t-4-300x225.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pc-deepcoolgammaxxl120t-4-100x75.jpg 100w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/pc-deepcoolgammaxxl120t-4-50x38.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-2997 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-amdradeoncrossfire-hybrid.jpg\" alt=\"pc-amdradeoncrossfire-hybrid\" width=\"600\" height=\"800\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-amdradeoncrossfire-hybrid.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-amdradeoncrossfire-hybrid-225x300.jpg 225w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/pc-amdradeoncrossfire-hybrid-38x50.jpg 38w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3054 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-cpu2juta-miniitx.jpg\" alt=\"pc-cpu2juta-miniitx\" width=\"600\" height=\"450\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-cpu2juta-miniitx.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-cpu2juta-miniitx-300x225.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-cpu2juta-miniitx-100x75.jpg 100w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-cpu2juta-miniitx-50x38.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pengujian Benchmark<\/strong><\/span><\/h1>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cinebench R20<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cinebench R20 merupakan benchmark prosesor yang paling populer dan menjadi kiblat pemujaan bagi umat di seluruh dunia yang ingin mengetahui kinerja prosesornya.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Hasil benchmark Cinebench R20 mencerminkan kinerja prosesor pada software Maxon Cinema 4D R20 yang merupakan aplikasi 3D content creation &amp; rendering paling populer di Industri Profesional dan juga industri film Holywood.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Berbagai film bioskop ternama dibuat menggunakan software Maxon Cinema 4D, antara lain: Spiderman 3, Iron Man, Furious 7, Pacific Rim, War of the Worlds, Inception, Van Helsing, Doom, Beowulf, Golden Compass, Polar Express, dll.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3043 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-cinebench20.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-cinebench20\" width=\"600\" height=\"410\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-cinebench20.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-cinebench20-300x205.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-cinebench20-50x34.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pada benchmark Multi core, terlihat bahwa Core i3 10100 memimpin di posisi puncak dengan selisih yang cukup jauh dibanding yang lain. Ini tidak lain berkat jumlah core yang banyak dan adanya Hyper threading (4 core, 8 thread).\u00a0 Dengan harga baru cuma Rp. 1,7 juta, jelas Core i3 10100 mampu mempermalukan Core i7 6700 yang bahkan harga bekasnya 2x lebih mahal, yaitu di kisaran Rp. 3,3 juta<br \/>\nSekalipun Core i7 6700 juga dibekali 4 core+HT (4 core, 8 thread), namun faktor ketertinggalan teknologi membuat Core i7 generasi 6 ini dipermalukan habis-habisan oleh Core i3 generasi 10.<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sementara itu Core i3 9100F juga mampu mengalahkan Core i7 4770 dengan selisih yang cukup signifikan. Sekalipun Core i3 9100F hanya dibekali 4 core tanpa HT (4 core, 4 thread), namun terlihat mampu mengalahkan Core i7 4770 yang dibekali 4 core + HT (4 core, 8 thread). Ini tentu karena secara teknologi, Core i7 generasi 4 sudah tergolong usang dan kinerjanya mustahil mampu menyentuh Core i3 generasi 9 yang notabene lebih muda &amp; perkasa<br \/>\nDengan harga baru Core i3 9100F yang bahkan cuma Rp. 1 juta saja, jelas membuat Core i7 4770 hanya jadi bahan tertawaan, terutama karena harga bekasnya saja masih 2X lebih mahal, yaitu nyaris Rp. 2 juta<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sementara itu pada benchmark Single core, terlihat bahwa yang mendominasi adalah prosesor Core i3 generasi terbaru, karena selain GHz nya lebih tinggi, secara teknologi Core i3 muda lebih modern ketimbang Core i7 tua.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Dalam implementasi benchmark Cinebench R20 untuk pekerjaan, proses rendering yang dilakukan oleh seorang animator pasti akan selalu mengandalkan multi-core. Oleh karena itu hasil benchmark single-core tidak mencerminkan kinerja render yang sesungguhnya di dunia pekerjaan. Karena dalam prakteknya, mustahil seorang animator\/content creator mau me-render menggunakan mode single core, karena pasti akan membuat pekerjaannya selesai 10x lebih lama ketimbang bila menggunakan mode multi-core.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Oleh karena itu, yang bisa menjadi acuan kinerja 3D rendering di kehidupan nyata, cukup hasil pengujian benchmark multi-core saja.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cinebench R15<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Cinebench R15 merupakan benchmark prosesor yang paling populer dan menjadi kiblat seluruh dunia bagi semua umat yang ingin mengetehui kinerja prosesornya. Sekalipun sudah dirilis versi R20 yang lebih baru, namun versi R15 lebih disukai banyak orang karena membutuhkan waktu benchmark yang lebih cepat dan tidak selama Cinebench R20.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Hasil benchmark Cinebench R15 mencerminkan kinerja prosesor pada software Maxon Cinema 4D R15 yang merupakan software 3D rendering paling populer di Industri Profesional dan industri industri film Holywood.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Berbagai film bioskop ternama dibuat menggunakan software Maxon Cinema 4D, antara lain: Spiderman 3, Iron Man, Furious 7, Pacific Rim, War of the Worlds, Inception, Van Helsing, Doom, Beowulf, Golden Compass, Polar Express, dll.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3161 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pc-corei7corei3-cinebench15.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-cinebench15\" width=\"600\" height=\"440\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pc-corei7corei3-cinebench15.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pc-corei7corei3-cinebench15-300x220.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pc-corei7corei3-cinebench15-50x37.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pada benchmark Multi core, terlihat bahwa Core i3 10100 mampu mempermalukan semua Core i7 generasti tua.<br \/>\nKeunggulan Core i3 10100 tentu saja berkat jumlah core yang banyak dan adanya Hyper threading (4 core, 8 thread).\u00a0 Dengan harga baru cuma Rp. 1,7 juta, jelas Core i3 10100 terbukti mampu mempermalukan Core i7 6700 yang bahkan harga bekasnya 2x lebih mahal, yaitu di kisaran Rp. 3,3 juta.<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Berbeda dengan Cinebech R20 dimana Core i3 9100F mampu mengalahkan Core i7 4770, pada Cinebench R15, Core i3 9100F yang dibekali 4 core tanpa HT (4 core, 4 thread) terlihat kalah tipis dibanding Core i7 4470\u00a0 yang dibekali 4 core + HT (4 core, 8 thread). Meski demikian selisih kinerja keduanya tidak sebanding dengan selisih harga Core i7 4770 yang 2x lebih mahal. Karena Core i3 9100F harga barunya cuma Rp. 1 juta, sementara Core i7 4470 harga bekasnya nyaris 2 juta yang berarti 2X lebih mahal.<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Selain itu pada benchmark Single core, kinerja Core i3 9100F mampu mengalahkan semua Core i7 genrasi tua, termasuk Copre i7 6700 ytang hargany 3X lebih mahal9<br \/>\nPada benchmark Single core yang mendominasi suadah pasti prosesor Core i3 generasi terbaru, karena selain GHz nya lebih tinggi, secara teknologi Core i3 muda lebih modern ketimbang Core i7 tua.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Dalam implementasi benchmark Cinebench R15 untuk pekerjaan, proses rendering yang dilakukan oleh seorang animator pasti akan selalu mengandalkan multi-core. Oleh karena itu hasil benchmark single-core tidak mencerminkan kinerja render yang sesungguhnya di dunia pekerjaan. Karena dalam prakteknya, mustahil seorang animator\/content creator mau me-render menggunakan mode single core, karena pasti akan membuat pekerjaannya selesai 10x lebih lama ketimbang bila menggunakan mode multi-core.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Oleh karena itu, yang bisa menjadi acuan kinerja 3D rendering di kehidupan nyata, cukup hasil pengujian benchmark multi-core saja.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Geekbench 5 (64bit)<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Geekbench merupakan aplikasi lintas platform yang sangat populer dan menjadi barometer untuk mengukur kinerja hardware dengan berbqgai macam jenis aplikasi yang umum.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Software buatan Primate Lab asal Canada ini memisahkan antara test single-core dan multi-core, sehingga kita bisa tahu kinerja prosesor pada kondisi single-tasking maupun multi-tasking dengan menggunakan berbagai aplikasi &amp; software yang disimulasikan oleh benchmark ini.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3050 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-geekbench5.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-geekbench5\" width=\"600\" height=\"420\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-geekbench5.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-geekbench5-300x210.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-geekbench5-50x35.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pada benchmark Multi core, terlihat bahwa Core i3 10100 memimpin di posisi puncak dengan selsih yang cukup jauh dibanding yang lain. Ini tidak lain berkat jumlah core yang banyak dan adanya Hyper threading (4 core, 8 thread).\u00a0 Dengan harga baru cuma Rp. 1,7 juta, jelas Core i3 10100 mampu mempermalukan Core i7 6700 yang bahnkan harga bekasnya 2x lebih mahal, yaitu di kisaran Rp. 3,3 juta<br \/>\nSekalipun Core i7 6700 juga dibekali 4 core+HT (4 core, 8 thread), namun faktor ketertinggalan teknologi membuat COre i7 generasi 6 ini dipermalukan habis-habisan oleh Core i3 genarasi 10.<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sementara itu Core i3 9100F juga mampu mengalahkan Core i7 4770 dengan selisih yang cukup signifikan. Sekalipun Core i3 9100F hanya dibekali 4 core tanpa HT (4 core, 4 thread), namun terlihat mampu mengalahkan Core i7 4770 yang dibekali 4 core + HT (4 core, 8 thread). Ini tentku karena secara teknologi, Core i7 generasi 4 sudah tergolong usang dan kinerjanya mustahil mampu menyentuh Core i3 generasi 9 yang notabene lebih muda &amp; perkasa<br \/>\nDenga harga baru Core i3 9100F yang bahkan cuma Rp. 1 juta saja,\u00a0 jelas membuat Core i7 4770 hanya jadi bahan tertawaan, terutam karena harga bekasnya saja masih 2X lebih mahal, yaitu nyaris Rp. 2 juta<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sementara itu pada benchmark Single core, terlihat bahwa yang mendominasi adalah prosesor Core i3 generasi terbaru, karena selain GHz nya lebih tinggi, secara teknologi Core i3 muda lebih modern ketimbang Core i7 tua.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Konyolnya bahkan masih ada perusahaan &amp; kantor yang memilih Core i7 tua ketimbang Core i3 muda<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sekalipun fakta-fakta jelas membuktikan bahwa Core i7 tua dilibas habis oleh Core i3 muda, namun konyolnya masih cukup banyak perusahaan\/kantor yang lebih memilih Core i7 tua untuk peremajaan\/pengadaan komputer perusahaan mereka.<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Keputusan memilih Core i7 tua dan menolak Core i3, umumnya datang dari Kepala Divisi IT yang kolot &amp; tertinggal jaman. Entah mungkin karena dia tertinggal informasi, atau mungin karena jam makan siangnya lebih banyak dihabiskan untuk pijat di Spa Plus-Plus ketimbang mengikuti perkembangan teknologi IT. <\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sementara itu owner perusahaannya sendiri terlalu sibuk main golf &amp; bersepeda tiap hari, sehingga juga meyakini bahwa Core i7 akan selalu lebih bagus ketimbang Core i3.<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><strong><span style=\"color: #000000;\">Core i7 tua dengan harga gila sudah saatnya dirazia &amp; ditangkap<\/span><\/strong><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Dari serangkaian benchmark pengujian di atas, jelas membuktikan bahwa Core i7 generasi tua malah dipermalukan &amp; dihajar habis-habisan oleh Core i3 generasi muda.<br \/>\nNamun konyolnya, Core i7 genarasi tua itu masih dijual dengan harga Gila di pasaran. Bagaimana tidak dikatakan gila, harga bekas Core i7 tua itu bahkan 2X-3X lebih mahal ketimbang Core i3 generasi muda yang notabene jauh lebih tinggi kinerjanya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Pada artikel sebelumnya yaitu <a href=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/2020\/09\/20\/duel-cpu-intel-amd-harga-rp-2juta-tahun-2020\/\" target=\"_blank\">Duel CPU Intel vs AMD di harga Rp. 2juta<\/a>, Core i7 4770 terbukti berhasil dipermalukan oleh prosesor Intel &amp; AMD terbaru yang juga seharga Rp. 2juta. Namun kali ini prosesor Core i7 seharga Rp. 2 juta ini bahkan dipermalukan secara hina oleh prosesor baru seharga Rp. 1juta, yaitu Core i3 9100F<\/strong> <\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Core i7 4770 generasi 4 (Haswell) memang sudah saatnya divonis &#8220;Tua &amp; Gila&#8221;, karena sebagai prosesor purba yang usianya sudah 7 tahun, sangatlah tidak pantas jika masih juga dijual dengan harga nyaris mencapai Rp. 2 juta. Padahal Core i3 9100F yang notabene jauh lebih muda &amp; perkasa cuma dibandrol Rp. 1 juta saja.<br \/>\nHasil pengujian Cinebench R20 dan Geekbench 5 jelas menunjukkan kekalahan tragis Core i7 4770 atas Core i3 9100F yang harganya cuma setengahnya.<br \/>\nOleh karena itu sudah layak &amp; sepantasnya Core i7 Haswell dirazia dan ditangkap atas kegilaannya !!<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3058 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-corei7haswell.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-parody-corei7haswell\" width=\"600\" height=\"449\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-corei7haswell.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-corei7haswell-300x225.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-corei7haswell-100x75.jpg 100w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-corei7haswell-50x37.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Core i7 6700 generasi 6 (Skylake) juga layak divonis &#8220;Tua &amp; Gila&#8221; karena sebagai prosesor jadul yang usianya sudah 5 tahun, maka sangatlah konyol jika masih dijual dengan harga gila, yaitu mencapai Rp. 3,3 juta, seolah bagaikan barang antik yang makin tua makin menggila harganya.<br \/>\nPadahal kinerja prosesor Core i7 tua ini bahkan bisa dipermalukan oleh Core i3 10100 yang notabene harganya cuma Rp. 1,7 juta, alias 2X lebih murah.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3053 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-corei7skylake.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-parody-corei7skylake\" width=\"600\" height=\"396\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-corei7skylake.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-corei7skylake-300x198.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-corei7skylake-50x33.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Meskipun pada Cinebench R20, R15, dan Geekbench 5, Core i7 6700 terlihat mampu berontak &amp; melawan Core i3 9100F, namun prosesor Core i7 tua ini langsung pasrah ketika ditangkap &amp; dihajar oleh Core i3 10100 yang jauh lebih muda &amp; perkasa dengan harga bahkan cuma separuhnya saja.<br \/>\nOleh karena ittu sudah layak &amp; sepantasnya pula Core i7 Skylake ini dirazia dan ditangkap atas kegilaannya.<\/strong><\/span><br \/>\n<a title=\"Triv - Jual beli perfect money, bitcoin, okpay, skrill, neteller\" href=\"https:\/\/triv.co.id\/aff\/4h7yoq1qr0wp2\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/triv.co.id\/images\/banner\/bannerbudi-3.png\" alt=\"\" hspace=\"5\" \/><\/a><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>KESIMPULAN<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Dari sekian banyak uji pamer kekuatan Core i3 muda melawan Core i7 tua, ada satu hal yang paling menarik yaitu betapa murahnya harga Core i3 9100F yang cuma dijual dengan harga Rp. 1 juta saja.<\/span><\/strong><br \/>\n<strong><span style=\"color: #000000;\"> Entah karena Intel memang sedang mabuk atau karena kebingungan menghadapi naiknya popularitas AMD, yang jelas harga Core i3 9100F menjadikannya sebagai prosesor dengan slogan &#8220;Kinerja Bintang 5 dengan Harga Kaki 5&#8221;.<br \/>\nSaking murahnya, bahkan di harga Rp.1 juta pun tidak ada prosesor AMD yang sanggup menandingi kinerjanya.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><strong><span style=\"color: #000000;\">Sekalipun harga Core i3 Coffee Lake mencerminkan harga kopi kelas Warkop, tapi secara kinerja &amp; rasa mampu menaklukkan Core i7 generasi lama yang jauh lebih mahal dan terlahir sebagai prosesor kasta mewah.<\/span><\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-3051 size-full\" src=\"http:\/\/republikdesign.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-coffeelake.jpg\" alt=\"pc-corei7corei3-parody-coffeelake\" width=\"600\" height=\"450\" srcset=\"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-coffeelake.jpg 600w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-coffeelake-300x225.jpg 300w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-coffeelake-100x75.jpg 100w, http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pc-corei7corei3-parody-coffeelake-50x38.jpg 50w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Dengan harga cuma Rp. 1 juta tapi berbekal segudang prestasi, maka Core i3 9100F (Coffee Lake) tentu sangatlah layak &amp; pantas untuk menyandang gelar &#8220;Prosesor sejuta umat&#8221; di agama Intel.<\/strong><\/span><br \/>\n<span style=\"color: #000000;\"><strong> Oleh karena itulah bagi kaum yang masih juga memuja &amp; menyembah Core i7 tua, sesungguhnya bagi mereka telah disiapkan lubang api neraka yang menganga.<\/strong><\/span><\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sekalipun lahir di Warkop tapi bergelar Nabi<\/strong><\/span><\/h1>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Sekalipun terlahir di kalangan prosesor kasta rakyat jelata, namun sesungguhnya Core i3 9100F Coffee Lake adalah Nabi yang kedatangannya telah ditunggu-tunggu umat Intel. Dengan harga cuma Rp. 1 juta, kehadiran sang Nabi ini memang wajib hukumnya untuk disambut &amp; dimuliakan oleh umat Intel.<br \/>\nApalagi di harga Rp.1 juta juga tidak ada prosesor AMD yang mampu mengalahkannya.<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Walaupun ada Core i3 10100 yang kinerjanya lebih bagus dan banyak pula prosesor AMD yang lebih kencang, namun secara harga, semuanya itu jauh lebih mahal dari angka Rp. 1 juta.<br \/>\nHarus diakui bahwa di segmen harga Rp. 1 juta hanya Core i3 9100F saja, dan memang hanya prosesor itulah satu-satunya yang berkuasa disitu.<br \/>\nJadi\u00a0 jelas bahwa\u00a0 Core i9100F masih amat sangat jauh lebih menarik untuk dipuja &amp; disembah para umat Intel, dan bukan tidak mungkin pula disegani oleh umat AMD yang mendewakan Prosesor Termurah tapi Kencang<br \/>\n<\/strong><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1><span style=\"color: #000000;\"><strong>Budz Kay<\/strong><\/span><\/h1>\n<h2><span style=\"color: #000000;\"><strong>REVIEWLAND.COM<\/strong><\/span><\/h2>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masih cukup banyak orang yang beranggapan bahwa Core i7 selalu lebih unggul dibanding Core i3 tanpa melihat generasi tahun prosesor tersebut dibuat. Sama banyaknya dengan orang yang masih ngotot mendewa-dewakan Mercy tua yang secara teknis &amp; kinerja telah kalah jauh dibanding sedan Toyota keluaran baru yang lebih modern segala-galanya. Sudah banyak nabi-nabi diutus untuk menyadarkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3041,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-3029","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pc-laptop"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3029","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3029"}],"version-history":[{"count":38,"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3029\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3271,"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3029\/revisions\/3271"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3041"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3029"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3029"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/republikgamer.com\/1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3029"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}